Jumat, 08 Juni 2018

Rindu Padamu dan PadaMU


Rindu Padamu dan PadaMU


Padamu kekasih hatiku
ku jumput sejuta damba yang dititipkanNya
tak pernah ku ragu kan cintaNya
yang memberiku selaksa bahagia

Padamu kekasih jiwaku
Relung manis raga terbalutkan harap
Akan hadirnya belahan raga yang dermawan
Menyatu mengekalkan rasa
Dengan degup kencang kalimah tauhid yang membara


Padamu kekasih ragaku
Merajut pintalan sanubari yang pernah luka
bukan olehmu, tapi olehku
karena kurangnya rasa santunku pada syukurku

Rinduku padamu dan PadaMu
Izinkan aku memeluk tajwidMu
Izinkan aku menjadi pedangMu
Izinkan aku menjadi ikat pinggangmu
padamu kekasih syahduku


BAW#DAYS23ASYIKNYASABAR


PART  ELEVEN, Ramadhan Hari keduapuluhtiga

ASYIKNYA BERSABAR

Alhamdulillah, Ramadhan 1439 H masih dapat kita jalani, Allah SWT masih memberikan kesempatan kepada kita untuk menghirup oksigenNya dengan gratis.
Lebaran sebentar lagi, baju baru sudah tertata rapi, makanan siap tersaji, cobalah tengok apa kabarnya dengan hati?. Apakah masih terasa sepi ataukah sudah mampu berseri – seri karena kalam Illahi sudahlah kita uji, dengan tilawah setiap hari, dengan bersyukur penuh arti sebab hakekatnya raga ini kan pergi berganti dengan manusia lain lagi yang akan menghuni jagad raya ini.
Sebentar lagi akan meninggalkan kita, sedih itu yang terasa. Saatnya kita mulaiberi’tikaf dimasjid sebagai penutup puasa kita. Sudah buka catatn kita? Berapa banyak yangbolong, berapa persen ibadah yang sudah ditunaikan, ada berapa banyak centang dan tanda silang.Jujurlah dan bertaubatlah jika warna merah masih banyak ada di raport akhir perjalanan ramadhan kali ini.
v  Menghadirkan seseoarang yang menghadiahkan air mata , itu berarti Allah mendidik kita untuk sabar.
v  Jika kita tidak pernah mengusik kehidupan seseorang tapi dia melukai kita, percayalah saat itu Allah sedang mendidik kita untuk kuat.
v  Jika Allah mempertemukan dengan seseorang yang membuat kita tersenyum, saat itu Allah mengajarkan kepada kita tentang rasa syukur.
v  Jika tanpa sebab seseorang hadir menghina kita, mencaci maki kita, ingatlah bahwa itu pertanda Allah mendidik kita untuk ridha dan memacu diri lebih baik karena tidak ada selembar daun jatuh ke tanah tanpa kehendak, izin dan sepengetahuan Allah SWT.
v  Sabar, ridha dan syukur atas apa yang hadir menyapa dalam kehidupan kita sekalipun itu tidak kita sukai. Boleh jadi itulah caraterindah dari Allah untuk menempa diri kita agar menjadi insan kamil yang mulia. Aamiin.
v  Yakinilah Allah SWT selalu bersama dengan hambaNya karena “ Aku adalah berdasarkan prasangka hambaKu, jika baik dan dekat dia merasa padaKu, maka AKU pun dekat dengannya, begitu pula sebaliknya.
v  Buku panduan sudah kita punya yaitu Al Qur’anul Karim yang mulia
v  Tuntunan sunnah sudah pula di teladankan Rasulullah SAW dalam akhlak Al Qur’an berjalan, lalu hendak kemanakah lagi jika kita masih berkubang duka, meratapi yang tak ada, sementara bahagia adalah syarat utama menjalani samudera dakwah dalam lingkaran ukhuwah yang selalu terjaga dan tertata.
Semoga bermanfaat dan menjadikan ibrah bagi penulis dan pembaca setia.
Di surgaNya nanti semoga kita kan berjumpa.

To be continued until tomorrow ya sahabat  sudah mulai nguantuuk. Have a nice dream.
Wassalamu’alaikum

baw#days22sukseshati


PART  , Ramadhan Hari Keduapuluhdua

 Assalamu'alaikum wr wb 
Kita berjumpa lagi ya, masih sama kan frekuensinya sahabat.
Alhamdulillah sudah diberikan kesempatan Alloh sampai di penghujung ramadhan 1439 H, senengnya guys.  
         Memasuki ramadhan di 10 hari terakhir kaki, tangan dan fikiran mulai berkejaran untuk meminta prioritas.Di antara kebahagiaan tersebut salah satunya adalah hak dari semua kegiatan sejak awal puasa sampai detik ini apa yang sudah kita capai. Target tilawah, target amalan, target ruhiyah, target jamaah atau umat.
        marilah sekali lagi kita instrospeksi diri, semata-mata bukan untuk orang lain. Ya ini asli ini untuk kita sendiri, hati ini. Asupan bergizi sangat diperlukan bagi jiwa kita sebagai bekal di 11 bulan yang akan datang. Insyaalloh. 
yuk kita cek lagi ya. Don't miss it!

Faktor kesuksesan hati dalam menata hari-hari pasca ramadhan:

  1. Ketika hanya bisa melihat, ibarat tukang parkir yang dititipi mobil, sepeda motor yang hanya dilihat, dijaga agar tidak hilang jadi kita optimalkan agar selalu berada dalam puncak semangat.
  2. Mengendalikan "ketahuan diri" dari semua yang kita ketahui tentang "aib maupun kekurang orang lain". Selalu berupaya agar apa yang kita ketahui bukan sebagai konsumsi publik yang semua orang jadi tahu karena kita yang menyebarkan. Naudzubillah summa naudzubilla min dzalik.
  3. Bisa merasakan dari sudut pandang yang berbeda. Tidak egois dalam bersikap dan menganggap orang lain yang masih belum sholeh dan sholihah untuk ukuran umum masyarakat Indonesia lantas kita izinkan hati ini untuk memberikan "justify atau penghakiman" konsep dari kita terhadap orang lain tersebut. Ingatlah untuk selalu berkhusnudzon insyaalloh hati tidak mudah terperangkap jengkel.
  4. Bersyukur. Pada pembahasan terdahulu sudah saya sampaikan betapa hebatnya rasa syukur itu sahabat. Mampu membuat bibir kita selalu mengucapkan alhamdulillah terus menerus akan kedasyatannya padahal yang kita lakukan bisa jadi sangat sederhana bahkan sepele.
  5. Memilih untuk bahagia. Kunci setelah syukur adalah bahagia. Yups bahagia karena jika kita tidak merasa  bahagia atas apa yang sudah kita lakukan, apa yang sudah berlaku atas diri kita dan apa yang akan kita rencakan untuk masa depan kita rasnya kok aneh bin mustahil deh hidup kita menjadi berkah. 

Sekian dulu ya sahabat. next time kita jumpa lagi

Selasa, 05 Juni 2018

BAW#DAYS21don'tworry

           

PART  TEN, Ramadhan Hari keduapuluhsatu

DON’T’ WORRY BE HAPPY
INNALOOHA MA ANNA

Ramadhan sebentar lagi akan meninggalkan kita, sedih itu yang terasa. Saatnya kita mulaiberi’tikaf dimasjid sebagai penutup puasa kita. Sudah buka catatn kita? Berapa banyak yangbolong, berapa persen ibadah yang sudah ditunaikan, ada berapa banyak centang dan tanda silang.Jujurlah dan bertaubatlah jika warna merah masih banyak ada di raport akhir perjalanan ramadhan kali ini.

  • Menghadirkan seseoarang yang menghadiahkan air mata , itu berarti Allah mendidik kita untuk sabar. 
  • Jika kita tidak pernah mengusik kehidupan seseorang tapi dia melukai kita, percayalah saat itu  

               Allah sedang Mendidik kita untuk kuat. 

  • Jika Allah mempertemukan dengan seseorang yang membuat kita tersenyum, saat itu Allah  mengajarkan kepada kita tentang rasa syukur.

  •  Jika tanpa sebab seseorang hadir menghina kita, mencaci maki kita, ingatlah bahwa itu pertanda Allah mendidik kita untuk ridha dan memacu diri lebih baik karena tidak ada selembar daun jatuh ke tanah tanpa kehendak, izin dan sepengetahuan Allah SWT.

  • Sabar, ridha dan syukur atas apa yang hadir menyapa dalam kehidupan kita sekalipun itu tidak kita sukai. Boleh jadi itulah caraterindah dari Allah untuk menempa diri kita agar menjadi insan kamil yang mulia. Aamiin.

  • Yakinilah Allah SWT selalu bersama dengan hambaNya karena “ Aku adalah berdasarkan prasangka hambaKu, jika baik dan dekat dia merasa padaKu, maka AKU pun dekat dengannya, begitu pula sebaliknya. 
  • Buku panduan sudah kita punya yaitu Al Qur’anul Karim yang mulia.  
  • Tuntunan sunnah sudah pula di teladankan Rasulullah SAW dalam akhlak Al Qur’an berjalan, lalu hendak kemanakah lagi jika kita masih berkubang duka, meratapi yang tak ada, sementara bahagia adalah syarat utama menjalani samudera dakwah dalam lingkaran ukhuwah yang selalu terjaga dan tertata.

Semoga bermanfaat dan menjadikan ibrah bagi penulis dan pembaca setia.
Di surgaNya nanti semoga kita kan berjumpa.



Artikel 9 Let Go