Senin, 04 Juni 2018

BAW#DAYS20COME2ALLOH

                         
PART  NINE, Ramadhan Hari keduapuluh

COME TO ALLOH

Assalamu’alaikum sahabat fillah.
Sesuai dengan kalimat pembuka di atas maka sekarang saatnya menentukan outline dari resolusi yang telah sahabat canangkan. Potensi yang kita miliki merupakan asset terbesar yaitu akhlak. Tanpa indahnya akhlak yang dimiliki dan tanpa manisnya adab kita tidak akan mengerti betapa pentingnya untuk mengatur diri kita, hidup kita sendiri sesuai keinginan agama.Kita harus segera menemukan kunci yang dapat membuka pintu karunia Allah buat kita. Di mana kuncinya itu? Jawabannya ada padadiri Rasululloh SAW yang mulia yang diciptakan Allah SWT sebagai teladan bagi kita semua.
Sesuai dengan firman Allah dalam surat Al Ahzab ayat 21:” Sesungguhnya telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri tauladan yang baik bagimu(yaitu) bagi orang yang mengharap(rahmat) Allah dan (kedatangan) hari kiamat dan dia banyak menyebut Allah.
Sahabat insyaalloh setelah kita memahami dan mengerti bahwa tiada guna memupuk rasa ketidakbaikan dalam diri, ketidakpuasan karena kenyatan hidup dan keterbatasan pemikiran serta pemahaman, maka bersegeralah mendekat ke Alloh. Bersungguh – sungguh mengenal dan berusaha memahami potensi diri, selalu instrospeksi , mengerti who am i . , Ikan mendapatkan keuntungan yang dapat segera dirasakan manfaatnya. Insyaalloh Berusaha mengamalkan apa yang ada pada diri Rasulullah SAW hidup kita semakin berkah karena tak ada lagi sisa amarah ataupun amarah yang tersisa.
Di antara akhlak teladan Rasulullah yang membahagiakan umat manusia adalah :

1.     Menjadi mudah dan indah
Tidak selamanya meniru itu jelek, seperti kita saat ini jika Allah SWT tidak mencipatakan Rasulullah SAW bagaimana kita bisa mencontoh akhlak beliau untuk bekal hidup di dunia dan di akhirat kelak. Meniru yang semacam ini tentulah memiliki nilai ibadah. Ibarat orang berjalan di hutan belantara yang berbahaya jika tidak ada petaan guide maka akan tersesat tak tahu arah. Berbeda jika ada penunjuk jalan yang sangat  menguasai medan maka perjalanan itu akan menyenangkan dan lebih mudah. Kita bisa menikmati alam dan tadabbur dengan lebih khusyuk. 

2.      Menjadi lebih mulia dan terhormat
Perilaku yang dimunculkan Nabi Muhammad SAW dalam kesehariannya sungguh luar biasa. Standarnya tinggi lho sahabat . Gimana nggak keren tuh, coba tengok table manner yang dibilang adalah budaya barat sono padahal lho itu dicontohkan Rasul yang beretika dan beradab saat mau makan. Sebagaimana Allah berfirman dalam surat Al Qolam ayat 4:
“Dan sesungguhnya kamu benar-benar berbudi pekerti yang agung”.
Karena orang lain juga merasakan kita sebagai orang yang sabar, penyabar, rendah hati, dermawan, penyayang, berakhlak mulia, murah senyum dan semua kesempurnaan manusia yang melekat pada pribadi baginda Rasulullah SAW. Nah otomatis kita juga akan dapat dong imbasnya kan orang yang dekat penjual minyak wangi dapat juga harumnya. Secara langsung atau tidak akan mengangkat derajat, martabat serta kemuliaan siapapun yang mencontohnya. Betul tidak sahabat. Jadi sudah nggak zamannya lagi melakukan ibadah dengan harapan ingin dipuji atau rekayasa ibadah. Iih ngeri ya. 

3.      Menjadi lebih disukai dan disayangi manusia
Alhamdulillah sungguh nikmat jika bisa hidup dalam kedamaian. Karena Rasul adalah pribadi yang sangat menyenangkan dan penuh manfaat bagi orang banyak. Jadi kita secara tidak langsung juga akan menjadi pribadi menyenangkan sahabat dan bermanfaat (selalu berusaha lho). Hal ini akan membawa efek orang akan simpati, hormat, segan dan kasih sayang dengan kita. Kasih sayang dan perhatian orang lain kepada kita itu adalah buah dari pribadi kita yang asyik tadi ya. Nah kalau sudah demikian jadinya hidup menyenangkan, mengesankan dan mengenyangkan pasti menghampiri kita. Setuju kan. Meskipun demikian tidak menutup hal ada juga orang yang tidak bahkan benci dengan kebaikan yang kita tebar. Stay cool aja sahabat. 

4.      Menjadi lebih berprestasi
Nabi Muhammad sangat menjaga kualitas dari apapun yang beliau kerjakan. Selalu memberikan yang terbaik dari konsep hidup yang jelas, perencanaan matang, sikap yang professional, etos kerja yang prima, kesehatan yang optimal maka hasilnya pun pastilah mantap, sukses, berkah. Masyaalloh. Coba bayangkan jika kita juga bersikap seperti itu. Insyaalloh kemampuan kita akan melejit, berkembang maksimal dan aneka ragam masalah tidak menjadikan kita lemah dan menyerah melainkan terkemas menjadi sesuatu yang bernilai tambah bagi kemajuan postifif diri kita. Yakinlah sahabat akan terkejut dengan hasil yang buktikan sebagai balasan dari upaya kita mempersembahkan yang terbaik dari karya kehidupan yang kita punya.  

5.      Akan dicintai Allah dan Rosul
Ini adalah janji Allah SWT yang sudah pasti sahabat untuk mencintai siapapun yang mencintai kekasihNya maka akan dicintai olehNya. Allah Maha Benar dengan segala yang difirmankanNya dan Maha Tahu yang tersembunyi. Jadi ayo totalitas yuk mencinta Rasulullah SAW karena tiada kesempurnaan nikmat di dunia ini selain menjadi bagian dari yang dicintai dan disayangi Allah SWT. Allahuakbar!

6.   Insyaallah masuk surga
Rasulullah SAW besabda “ Seseorang akan bersma orang yang dicintainya” (Muttafaq Alaih)
Saat beliau di tanya oleh sahabat “seseorang yang mencintai kaumnya, apakah kelak ia akan bersama-sama mereka?”. Ada lagi sebuah hadist dari Anas ra, bahwa seorang sahabat bertanya kepada Rasulullah. “Kapan tibanya hari kiamat wahai Rasulullah?” Beliau menjawab, “Apakah yang telah kamu persiapkan untuknya?” Orang itu menjawab, “Aku tidak mempersiapkan banyak sholat, puasa dan sedekah untuk itu, tapi aku mencintai Allah dan RosulNya.”
Rasulullah pun menjawab , “Kamu bersama siapa yang kamu cintai.”(Muttafaq Alaih)
Subhanalloh, bagaimana sahabat masih mau mikir – mikir lagi untuk berubah lebih baik, berbenah sejak sekarangagar nggak keseret zaman. Namun tetap menjadi pribadi elegan yang menawan.


Rasulullah ibarat permata berkilauan yang teramat sangat indah
Mempesona dari segala penjuruh arah,
Bagai samudera ilmu yang yang bisa memuaskan dahaga ssiapa saja
Bagai mata air bening dan sejuk bagi mata batin kita
Yang mampu menuntaskan rindu umatnya yang setia
Menanti cahaya terang benderang
Menghilangkan gundah dan kegelapan
Melunturkan kesilapan raga
Menghindarkan dari jurang kenistaan tanpa agama

Semoga bermanfaat. See you next time
Wassalamu’alaikum wr wb

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Artikel 9 Let Go