Artikel 6
Belajar Untuk Istiqomah
| sumber:moondogies/burungelang |
Seperti kita mengetahui bahwa keistiqomahan seorang hamba itu terletak pada keseharian yang ditampakkan olehnya. Sebut saja kita yang berusaha menjadi yang terbaik dalam kedisiplinan datang pagi di awal kerja misalnya, tetapi mudah terpengaruh manakala ada teman kerja yang datang seenaknya saja. Atau seekor burung elang yang selalu terbang untuk mencari mangsanya tak kenal lelah dan istirahat meski sejenak.
Di sini saya coba sampaikan beberapa makna istiqomah dari ulama-ulama yang sebagiannya dikenal juga sebagai sahabat nabi Muhammad SAW.Mereka memiliki versi yang berbeda-beda tentang makna istiqomah tersebut. Di antaranya adalah sebagai berikut:
- Abu Bakar Ash Shidiq memaknai istiqomah sebagai tidak menyekutukan Allah dengan suatu apapun.
- Umat Bin Khattab memaknai istiqomah sebagai anjuran untuk bisa bertahan di dalam sebuah perintah dan juga larangan serta tidak berpaling dari yang lainnya sebagaimana musang.
- Utsman Bin Affan memaknai istiqomah sebagai ikhlas.
- Ali Bin Abi Thalib memakna istiqomah sebagai tindakan melakukan suatu kewajiban.
- Ibnu Abbas memaknai istiqomah dengan tiga arti, pertama adalah istiqomah dengan lisan dengan sikap bertahan dengan membaca syahadat. Kemudian yang kedua adalah istiqomah dengan hati yakni dengan melakukan segala dengan disertai niat yang jujur. Dan terakhir adalah istiqomah dengan jiwa dimana seseorang senantiasa menjalankan ibadah serta ketaatan kepada Allah secara terus menerus.
- Ar-Raghiib memaknai istiqomah sebagai tetap di atas jalan yang lurus.
- An-Nawani memaknai istiqomah sebagai tetap di dalam ketaan. Sehingga istiqomah sendiri memiliki pengertian bahwa seseorang senantiasa ada di dalam ketaatan dan di atas jalan lurus di dalam menjalankan ibadah kepada Allah Swt.
- Mujahid memaknai istiqomah sebagai komitmen terhadap kalimat syahadat dan juga tauhid hingga bertemua dengan Allah Swt.
- Ibnu Taimiyah memaknai istiqomah sebagai ketetapan di dalam mencintai serta beribadah kepada Allah tanpa menoleh ke kanan dan juga ke kiri.
Allah berfirman di dalam salah satu ayat Al-Qur’an yang artinya adalah:
“Sesungguhnya, orang-orang yang mengatakan “Tuhan kami adalah Allah lalu mereka istiqomah kepada pendirian mereka, maka Malaikat pun akan turun kepada mereka seraya mengatakan “Janganlah engkau merasa takut dan janganlah engkau merasa sedih dan bergembiralah kamu mendapatkan surga yang sudah dijanjikan oleh Allah kepada engkau”. (QS Fushilat: 30).
Nah itu tadi beberapa pendapat ulama. Ada beberapa hal yang bisa KITA lakukan untuk bisa tetap istiqomah dalam kehidupan ini. Berikut beberapa di antaranya:
Ikhlaskan niat
Hal pertama yang bisa Anda lakukan untuk tetap berada dalam istiqomah adalah dengan menikhlaskan niat Anda. Niatkan diri bahwa semua kebaikan yang dilakukan adalah semata-mata karena Allah. Jangan pernah menghadirkan yang lain di dalam pikiran kita selain Allah. Dan usahakan untuk melakukan segala hal dengan ikhlas agar benar-benar bisa menjadi pribadi yang lebih baik.
Lakukan amalan secara bertahap dana berkelanjutan
Selanjutnya adalah kita harus melaksanakan amalan dengan bertahap. Mulailah untuk melakukan ibadah dari hal yang kecil. Namun, usahakan untuk melakukannya secara rutin setiap hari. Karena sesuatu yang dilakukan dengan rutin, maka akan bermanfaat untuk Anda.
Bersabarlah dalam menjalankan
Selain itu, kita juga harus bersabar di dalam menjalankan semua itu. Karena istiqomah adalah hal yang sangat sulit untuk diwujudkan. Untuk memulainya sangat sulit sehingga kita harus benar-benar memaksa diri dalam hal ini. Namun, jika sudah terbiasa melakukannya. Maka akan ringan untuk dilakukan.Insyaallah.
Istiqomah adalah hal yang sangat penting untuk dilakukan sehingga benar-benar menjadikan keimanan seseorang semakin sempurna dan berkualitas. Dengan demikian, semua yang dilakukan memberikan manfaat dan mengantarkan seseorang menuju surga.
Demikianlah ulasan tentang arti istiqomah yang bisa dijadikan sebagai tambahan pengetahuan Anda. Selain itu, juga untuk memotivasi kita agar selalu menjalankan perintah Allah serta menjauhi larangannya. Semoga bermanfaat bagi penulis khususnya dan pembaca yang budiman umumnya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar