Senin, 04 Juni 2018

BAW#DAYS14CARAMENGHILANG


PART  Five, Ramadhan Hari keempatbelas

C. Cara menghilangkan rasa jengkel dari dalam hati
Kikis rasa benci dari dlam hati dengan lebih banyak berkasih sayang dengan orang yang sahabat temui. Berbuat baiklah kepada sesama atas keimanan yang kuat.
Di bawah ini ada tips sederhana yang dibutuhkan saat kita mengalami hal tersebut  agar tidak muncul dengan cepat atau tanpa berfikir dulu setelahnya baru kita menyesal mengapa memilih melakukan kejengkelan hati terhadap orang lain:
  1. Menyadarinya
Karena perubahan yang muncul dari dalam sana (hati sendiri) maka semakin baik untuk segera diatasi. Kecepatan kesadaran anda akan meminimalisir perilaku menyimpang yang mungkin dapat ditimbulkannya.
  1. Refresh pikiran
Menggunakan sarana ibadah yang benar dalam bermuhasabah dengan Allah SWT .
Sahabat cukup melakukan langkah dimana  kita butuh diam beberapa saat kemudian menghirup nafas dalam-dalam dan berusaha memusatkan perhatian meleburkan diri dalam khusyuknya doa.Bisa juga dengan pergi ke pantai misalnya tanpa perlu teriak sekencang – kencangnya ya sahabat.
  1. Syukuri apa yang ada, hidup adalah anugerah
Momentum ramadhan menjadikan kita semakin dekat kepada Allah SWT. Sahabat Hudzaifah ra menceritakan bahwa Rasulullah SAW bersabda “ Keluarga, harta dan anak  dapat menjerumuskan seseoarng ke dalam maksiat(fitnah). Namun fitnah itu akan terhapus dengan shalat, shoum, shodaqah, amar ma’ruf (mengajak pada kebaikan) dan nahi mungkar(melarang dari kemungkaran)” (HR.Bukhari no.3586 dan Muslim n0.144).
  1. Fokuslah pada Allah SWT
Jika kita berharap pada manusia maka pastilah manusia itu akan mengecewakanmu dan berpotensi mengacaukan pikiran sendiri namun sebaliknya jika hanya Allah yang ada dalam fikiranmu, tingkah lakumu, perilakumu maka akan indah hidupmu.
  1. Ambil tanggung jawab kesalahan itu jika itu jengkel karena kesalahan sendiri
Saat Anda melakukan kesalah, jangan bertindak sebagai korban. Di mana Anda melepas tanggung jawab dan menyalahkan orang lain, situasi dan diri Anda sendiri. Tiga sikap ini akan membuat Anda menjadi pribadi yang suka berpikir negatif. Ia akan terus membesar dengan memberikan perhatian ke dalamnya. Masuk ke dalam kesadaran bahwa saya bisa memperbaikinya.
  1. Ambil posisi duduk, diam sejenak dan beristighfar berulang - ulang
Ibnu Qoyyim berkata  di dalam hati ada kegelisahan yang tidak mampu ditenangkan kecuali dengan mendekatkan diri kepada Allh SWT .Apabila hati anda sedang kesal lebih baik bagi anda untuk berdiam diri terlebih dahulu lalu merefresh otak dengan istigfhar terus dan terus sampaikegundahan dan amarah itu reda. Percaya dan yakinilah.
IT’S WORK

7.      Buat Daftar Syukur

Sudah pernah mencoba? Manfaatnya akan lebih terasa dengan menuliskan rasa syukur yang Anda rasakan di satu buku khusus. Mengapa perlu ditulis? Karena kebiasaan menulis juga harus di latih kan, nah jika kita membiasakan hal baik maka hasil yang di dapat juga insyaalloh baik pula.
 Rasakan sensasinya sahabat. Bersyukur kepada Allah, bersyukur sepanjang hari, setiap nafasku seluruh hidup kita akan dipenuhi dengan rahmat barokah. Energi positif akan langsung mengalir karena ia merupakan ungkapan terimakasih yang berisi kalimat dan energi positif. Itulah mengapa bersyukur sangat dianjurkan menjadi sebuah kebiasaan.
Jadikan sholat dan sabar sebagai temanmu nisacaya kita akan selamat dunia dan di akhirat.
  1. Menghirup udara segar di luar.
Saat anda sudah berusaha semaksimal mungkin untuk merefresh otak dari rasa ini namun sayang rasa itu justru tidak kunjung hilang dari dalam hati. Malah hati menjadi tambah tidak tenang dan ketentramanpun menjauh. Oleh karena itu alangkah lebih baik bagi anda untuk segera keluar dan mencari suasana dan udara yang baru untuk menengkan pikiran.
Situasi seperti ini akan membuat sikap anda semakin tidak terkendali sehingga berpotensi merugikan diri sendiri dan orang lain.
  1. Be positive thingking
Saat pikiran sedang berada dalam masalah niscaya ini akan mempengaruhi ekspresi sehari-hari : yang biasanya tersenyum menjadi jarang tersenyum, yang biasanya ramah menjadi tidak lagi. Perubahan seperti itu memang biasa teman. Akan tetapi yang hendak kami ingatkan adalah, kembalilah tunjukkan sikap yang positif kepada semua orang saat rasa kesal itu telah meninggalkan pikiran anda. Tebarkan kebaikan dengan senyuman, ramah-taman dan kebaikan lainnya kepada siapapun yang diinginkan hatimu.
  1. Kita semua bersaudara
HR.Bukhori dan Muslim                                                          
Annu’man bin basyier r.a berkata :
Nabi SAW bersabda ; “kamu akan melihat kaum mukminin dalam kasih sayang, cinta mencintai dan pergaulan mereka bagaikan satu badan. Jika satu anggotanya sakit maka menjalar kepada lain-lain anggpta sehingga terasa panas dan tidak dapat tidur”
Persaudaraan yang baik adalah menyayangi bukan menyaingi
Persaudaraan adalah mendidik bukan membidik
Persaudaraan merangkul bukan memukul         
Persaudaraan membina dan bukan menghina
Persaudaraan itu menghargai dan bukan melukai
Persaudaraan itu membutuhkan bukan meruntuhkan
Persaudaraan itu mencari solusi bukan menacri sensai
Sampai jumpa lagi sahabat. Salam mental tangguh!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Artikel 9 Let Go