Senin, 06 Juli 2020


Artikel 4


Belajarlah mengenal cinta diri


Apatah arti membeku di antara tumpukan sesal
Rasanya seperti berjalan di semak belukar
Mungkin terlalu lara untuk di sakiti
Meski lelah kita harus berjuang
Dan terus tersenyum

Sahabat sepeti yangtelah kita mengerti bahwa menjadi pribadi yang menyenangkan banyak itu sangatlah mungkin terjadi namun ada kalanya kita sering merasa bahwa apa yang kita lakukan maupun yang kita berikan tidak seperti ekspektasi kita. Mengapa menjadi demikian karena diri kita terlalu menuntut untuk menjadi sempurna dan bisa di segala bidang.

Seperti  puisi di atas yang menyiratkan sebuah luka karena tidak bisa menghargai diri sendiri di semua hal. Sesak, perik dan tak berkesudahan yang di rasa hanyalah lelah.
Mengapa kita bisa menjadi lelah?
Karena kita telah terbiasa untuk menyenangkan banyak.

Guys...dikatakan bahwa jika kita meminta terlalu banyak dari orang lain di luar kemampuan lawan bicara kita  untuk mendengar, menyimak ataupun memperhatikan pembicaraan kita maka akan menimbulkan rasa sempit di hati ini. Perasaan tidak nyaman yang disebabkan begitu banyak tumpukan kalimat negatif yang tertanam di fikirn bawah sadar kita akan muncul sebagai magma panas yang membuat pengaruh todak baik di manapun kita berada.

Yuk guys kita mula i berbenah yuk agar diri ini bisa mengenal apa yang diinginkan dan diprioritaskan bukan apa yang diinginan khalayak banyak.

Kita adalah milik diri pribadi kita sendiri.
Selamat berbenah diri.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Artikel 9 Let Go